MSC Bojonegoro

motor simple community bojonegoro

Salam Bikers

Selamat bergabung dengan Kami

Minggu, 20 Mei 2012

Bojonegoro Motorrider community

Bojonegoro Motorriders Comunity ( We are the One) Minggu, 27 Mei 2012 di Stadion mengambil tema di Bojonegoro telah ada Wadah Comunitas/Club yang di Wadahi dalam FORUM KOMUNIKASI OTOMOTIF BOJONEGORO - FKOB dengan acara pembacaan ikrar FKOB dan Comunitas/Club bukan Gank Motor yang dihadiri semua club yang ada di Bojonegoro, Tuban dan Lamongan dengan acara Hiburan dan dorpris juga rolling thunder mohon tungu undangan dari anggota FKOB

By MSC Bojonegoro with No comments

Minggu, 13 Mei 2012

TIPS BERKENDARA KENDARAAN RODA 2

Sering kita lihat, pengendara motor atau mobil melihat lampu lalu lintas yang diarah lain. Misalkan saat di perempatan, pengendara lihat lampu lalu lintas yang ditujukan pada arah sebelah kanan kita sudah berwarna kuning, maka pengendara langsung bersiap menggeber gas. Hal ini sangat berbahaya karena dari arah tersebut bisa saja masih ada kendaraan yang menerobos lampu kuning. Jadi saat kita dihadapkan pada lampu lalu lintas, perhatikan saja lampu yang ada dihadapan kita. Saat sudah menyala hijau baru kita berjalan, tentu saja dengan tetap memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitarnya. Di dekat mobil Hati hati jika kita akan melintas di dekat mobil, karena bisa saja penumpang mobil tsb berhenti tiba-tiba dan membuka pintu atau berbelok tiba-tiba. Usahakan saat kita melintas didekat mobil, kita berada pada jangkauan penglihatan kaca spion mobil tsb sehingga pengendara mobil mengetahui keberadaan kita. Melintas dekat mobil yang berhenti Saat melintas dekat mobil yang berhenti, kita tidak tahu apa yang ada didepan mobil. Bisa saja ada orang yang akan menyeberang sehingga mobil tsb berhenti. Jadi coba untuk memperlambat kendaraan dan memastikan jalan dalam kondisi aman. Saat berkendara disamping mobil di sisi dalam tikungan Ketika mobil berbelok ditikungan, sisi belakang mobil cenderung semakin rapat kesisi dalam karena perbedaan radius putar antara ban depan dan belakang, sehingga tidak aman bagi motor untuk berada disi dalam tikungan saat mobil menikung. Mendahului mobil yang tidak aman Mendahului mobil pada posisi yang tidak memungkinkan kita melihat kondisi lalu lintas didepan sangat berbahaya, contohnya: • Saat berada ditikungan • Saat di puncak tanjakan • Dalam terowongan tanpa pembatas jalur • Dekat persimpangan jalan • Dalam kompleks perumahan atau dekat sekolah dimana anak-anak banyak bermain.... Copy by : FKOB (Forum Komunikasi Otomotif Bojonegoro)

By MSC Bojonegoro with No comments

Kamis, 10 Mei 2012

Party Anniversary MSC'B

Berjalan lancar, kemarin tanggal 09 Mei 2012 telah dilaksaanakan Party Anniversary MSC Bojonegoro yang ke 4Th. acara ini dilaksanakan di bengkel Speed Corner milik Bpk. Eri (ketua MRC Bojonegoro). dan acara ini turut mengundang 3 club di bojonegoro yaitu Wolfer's Army Bojonegoro yang biasa disebut WAB, Minerva Rider Community Bojonegoro (MRC), dan Communitas Bojonegoro Racing Auto Club (COBRA). acara ini cukup meriah karena kekompakan anggota MSC yang selalu kerja sama.


By MSC Bojonegoro with No comments

gambar MSC Bojonegoro

Contoh Model KTA MSC Bojonegoro Image and video hosting by TinyPic logo terbaru MSC Bojonegoro Image and video hosting by TinyPic

By MSC Bojonegoro with No comments

Selasa, 08 Mei 2012

MAKNA PERSAUDARAAN BAGI BIKERS

Braderhud, yaa istilah yang benar si sebenarnya adalah Brotherhood. Menurut kamus bahasa inggris, secara bahasa brotherhood memiliki arti yaitu persaudaraan. Pada artikel ini sengaja diubah penulisannya dari brotherhood menjadi braderhud, mengapa? Tentu, agar terdengar lebih santai dan rileks, serta lebih memasyarakat, sesuai dengan bahasan kita kali ini..hehehe

Jika kita bicara soal braderhud dalam konteks sebuah komunitas umum, atau sebuah perkumpulan umum, braderhud dapat diartikan sebagai sebuah proses pengenalan antara satu dengan yang lain, dengan asas kekeluargaan dan tanpa membeda-beda kan. Dengan artian, dalam sebuah komunitas umum memang dibutuhkan sebuah “ikatan batin” guna untuk menjaga stabilitas komunitas tersebut, nah dalam kondisi seperti itulah maka dibutuhkan braderhud itu tadi. Nah tapi.., walaupun braderhud dalam sebuah komunitas umum menjanjikan hubungan yang erat seperti keluarga, tapi braderhud seperti ini juga pasti ada batas-batasnya dong, kenapa? Tentu, karena sebagai manusia kita diciptakan sebagai makhluk sosial, aktivitas kita tidak hanya soal komunitas kita saja, tapi masih banyak lagi hal lain yang mungkin jauh lebih penting.

Braderhud = Tolong-menolong, it’s look epic! Sure, if we doing it on the right place.. Sebuah pemahaman yang simpel kan? Braderhud memang tidak salah jika diartikan sebagai sebuah kegiatan tolong menolong. Komunitas umum menciptakan sebuah kata “braderhud” didalamnya tentu dengan satu tujuan kan? Dengan braderhud kita bersama komunitas kita jadi “punya lahan” untuk melakukan suatu hal yang positif, berguna dan bermanfaat.

Nah, sekarang bagaimana dengan braderhud dalam konteks komunitas bikers?

Komunitas bikers, memiliki arti sebagai sekumpulan dua orang atau lebih yang memiliki ketertarikan yang sama di dunia bikers atau sepeda motor. Bicara tentang braderhud dalam komunitas bikers, sebenarnya tidak jauh berbeda dengan braderhud dalam komunitas-komunitas non bikers lainnya, intinya tetap sama, rasa persaudaraan dan tolong-menolong.
Rasa persaudaraan dan tolong-menolong selama dalam ruang lingkup yang positif, tentu penulis secara pribadi sangat appreciate sekali. Beda cerita ketika braderhud ini mulai keluar dari batas normal, dan inilah yang seringkali terjadi pada sebagian komunitas bikers. Braderhud selama masih dalam batas normal adalah baik sekali, tapi kalo sudah keluar dari batas normal adalah memprihatinkan sekali. Lalu, keluar dari batas normal itu seperti apa sih gan? Nah, biar lebih jelas, penulis akan membaginya dalam beberapa poin sebagai berikut :

1. Mulai munculnya rasa Superior

Kondisi seperti ini biasanya muncul disaat sebuah individu mulai bergabung dengan sebuah komunitas bikers, dan baru mengenal istilah braderhud. Anggapan yang salah memang, tapi sepertinya perasaan seperti ini pasti muncul menjadi latar belakang mengapa memutuskan untuk bergabung dengan komunitas bikers. Merasa bahwa dirinya telah membawa nama almamater komunitasnya, rasa bangga yang muncul berlebihan, akhirnya gaya riding mulai cenderung ugal-ugalan dan seakan-akan menunjukkan “ini lho saya, anak komunitas xxx”.

2. Komunitas sebagai “sekolah” tidak mendidik secara benar “murid-murid” -nya

Didasari oleh rasa bangga yang berlebihan, serta rasa “ketidakberdayaan” seorang anggota baru untuk berani bicara tentang mana yang benar dan mana yang salah, akhirnya membuat orang tersebut tenggelam dalam rasa braderhud komunitas tersebut. Awalnya orang tersebut memang sadar, tapi dikarenakan dari “sekolah” nya saja sudah salah, akhirnya lambat laun orang tersebut menjadi terbiasa, dan lupa diri.

3. Munculnya perasaan satu jiwa satu rasa yang berlebihan

Pemahaman seperti ini tentu tidak masalah jika memang ditujukan untuk hal positif, tidak mengenal perbedaan, dan secara wajar. Tetapi justru menjadi masalah besar jika prinsip tersebut memiliki artian cenderung negatif, dengan kata lain munculnya rasa susah senang bareng-bareng, tanggungan satu adalah tanggungan semuanya, salah satu salah semuanya, dan lain-lain yang diterapkan dalam suatu kesalahan. Walaupun dari segi individu sebenarnya sadar kalo itu salah, tetapi karena adanya “paksaan” dari prinsip itu tadi, serta “ancaman” dari rasa braderhud akhirnya si individu memberanikan diri untuk mendukung kesalahan tersebut.

Contoh lainnya adalah, Ketika salah satu anggota komunitas memiliki masalah, maka anggota satu komunitas lainnya akan membela habis-habisan, tanpa harus mengetahui (atau tidak mau tahu) apakah anggota yang bermasalah itu tadi benar-benar salah atau tidak, atau layak tidaknya masalah tersebut untuk dibela secara organisasi. Membela sih boleh, asal dilakukan secara elegan dan bermartabat, serta mau mengakui jika memang benar adanya anggota tersebut adalah salah, bukan malah langsung main caci maki dan main otot tanpa mengetahui seluk beluk permasalahan, dan hanya berlandaskan rasa braderhut itu tadi.

4. Munculnya sifat paksaan dan lunturnya rasa ikhlas


Suatu hari, komunitas XXX mengadakan acara bakti sosial, dan mengharapkan seluruh anggotanya untuk turut berpartisipasi. Si A adalah salah satu anggota komunitas XXX tersebut, dan bertepatan pada hari-H pelaksanaan bakti sosial si A tidak bisa ikut dikarenakan ada keperluan keluarga yang mendesak. Anggota komunitas lainnya tetap memaksa dengan dalih kehadiran si A akan sangat membantu secara moril dan materil. Tapi si A benar-benar minta maaf untuk tidak bisa hadir dikarenakankeperluan keluarga benar-benar mendesak. Lalu ada anggota lain menyeletuk “Ah, gak braderhud lu, Bro!” , “Ah, gak asik lu”. Dan akibatnya keesokan harinya si A dikucilkan oleh anggota lain dan menjadi bahan omongan.

Contoh lain, saat seseorang anggota komunitas melakukan perjalanan jauh untuk tujuan kerja atau keluarga misalnya, dan melewati suatu wilayah namun tidak berhenti untuk mampir pada komunitas setempat, atau sebaliknya sebagai daerah yang didatangi kok tidak menjemput atau menjamu tamu yang datang, yang bersangkutan langsung dikucilkan dan menjadi bahan sindiran.

Berkaca dari 2 cerita singkat diatas, cukup menggambarkan bagaimana contoh lunturnya sifat keikhlasan yang dikalahkan oleh braderhud. Bahkan keperluan komunitas seakan-akan diharuskan berada diatas kepentingan pribadi. Memang sanksi atau efek yang ditimbulkan tidak seberapa, tetapi hal seperti ini tentu sangat menyiksa secara mental, secara kita sudah terlanjur bangga dengan komunitas tersebut.

by. novajourney.wordpress.com

By MSC Bojonegoro with No comments

Senin, 07 Mei 2012

UNDANGAN ANNIVERSARY #4

undangan untuk Anniversary MSC Bojonegoro ke 4. yang dilaksanakan pada tanggal 9 mei 2012.

By MSC Bojonegoro with No comments

Minggu, 06 Mei 2012

Geng Motor dan Klub Motor Jelas Berbeda


GENG MOTOR
Sekarang geng-geng motor udah berada dalam taraf berbahaya, tak segan mereka tawuran dan tak merasa berdosa para geng tersebut membunuh. Perbedaan mencolok dari geng motor dan club motor adalah :
Kebanyakan anggota geng motor tidak memakai perangkat safety seperti helm, sepatu dan jaket.
Membawa senjata tajam yang dibuat sendiri atau udah dari pabriknya seperti samurai, badik hingga bom Molotov.
Biasanya hanya nongol malam hari dan tidak menggunakan lampu penerang serta berisik.
Jauh dari kegiatan sosial, tidak pernah membuat acara-acara sosial seperti sunatan masal atau kawin masal, mereka lebih suka membuat acara membunuh masal.
Anggota nya lebih banyak ke pada kaum lelaki yang sangar, tukang mabok, penjudi dan hobi membunuh, sekalipuntidak menutup kemungkinan ada kaum hawa yang ikut dan cewek yang ikut geng motor biasanya cuma dijadikan budak nafsu cowok masal.
Motor yang mereka gunakan bodong, gak ada spion, sein, hingga lampu utama. Yang penting buat mereka adalah kencang dan mampu melibas orang yang lewat.
Visi dan misi mereka jelas, hanya membuat kekacauan dan ingin menjadi geng terseram diantara geng motor lainnya hingga sering terjadi tawuran diatas motor.
Tidak terdaftar di kepolisian atau masyarakat setempat.
Kalau nongkrong, lebih suka ditempat yang jauh dari kata terang. Lebih memilih tempat sepi, gelap dan bau busuk.
Kalau pelantikan anak baru biasanya bermain fisik, disuruh berantem dan minum minuman keras ampe jackpot (muntah-muntah).

Ciri-ciri mereka :

Namun sekarang perlu diwaspadai karena ada geng motor yang berkedok club motor. Berpakaian rapi, safety dan penuh perlengkapan berkendaraan namun arogan, anarkis dan egois kalau dijalan serta tak segan mereka membuat rusuh bila merasa diganggu.
Selama AD/ART mereka jelas dan terdaftar dipihak kepolisian, club motor gak bakal berubah menjadi geng motor.

CLUB MOTOR

Club motor biasanya beranggotakan oleh orang-orang yang mempunyai hobi motor. Biasanya berada dibawah bendera pabrikan motor dan mempunyai nama dengan embel-embel pabrikan. Kegiatan club motor lebih mendasar ke arah kampanye safety riding dan kegiatan social.

Ciri-ciri khas anak Club Motor adalah:
Perlengkapan safety dalam berkendara benar-benar komplit.
Motor dan pengendaranya sama-sama lengkap bahkan biasanya ditambah box dibelakang motor buat menaruh helm dan peralatan motor.
Biasanya setiap club motor hanya terdiri dari satu merk dan satu tipe motor saja namun ada juga yang campur-campur.
Nongkrong atau kopdar ditempat yang ramai agar bisa dilihat masyarakat sekaligus ajang silahturahmi kepada club motor lain yang kebetulan melintas.
Pelantikan anggota baru biasanya tanpa kekerasan, hanya untuk having fun dan memberi pengetahuan seluk beluk berlalu lintas yang benar.
Mempunyai visi dan misi yang jelas dan jauh dari ruang lingkup yang anarkis.
Melakukan kegiatan touring ke daerah-daerah sembari membagikan sumbangan.
AD/ART mereka jelas dan tercatat dalam kepolisian atau wadah dari perkumpulan club motor.
Saling tolong menolong terhadap anggota club motor lain ketika dijalan mendapatkan trouble.
Setiap club motor memiliki tujuan dalam berkendara dan peraturan-peraturan yang tidak membebankan anggotanya.

Mudah mencirikan club motor, karena salah satu ciri mereka yaitu tidak ugal-ugalan dijalan walaupun masih ada club-club motor yang masih memiliki sifat arogan serta pengetahuan berlalu lintas yang minim. Harga diri club motor lebih terhina bila kedapatan anggotanya tidak tertib dijalan raya dan tidak dianjurkan memecahkan masalah dengan baku hantam tetapi lebih fleksibel dan bermusyarah bila ada masalah di jalan atau dalam perkumpulan.

Sumber : http://otomotif.lintas.me/go/raytkj.blog…

By MSC Bojonegoro with No comments

acak

Pengikut